Mempelajari Perkembangan Peserta Didik Bagi Guru

Saturday, March 3, 2012
Dengan mempelajari perkembangan peserta didik kita akan memperoleh beberapa keuntungan.
Pertama, kita akan mempunyai ekspektasi yang nyata tentang peserta didik, misalnya akan diketahui pada umur berapa peserta didik mulai berbicara dan mulai mampu berpikir abstrak atau akan diketahui pula pada umur berapa peserta didik tertentu akan memperoleh keterampilan perilaku dan emosi khusus. selengkapnya disini

Ranah Kognitif, Afektif dan Psikomotorik dalam Pendidikan

Pendidikan sebagai sebuah proses belajar memang tidak cukup dengan sekedar mengejar masalah kecerdasannya saja. Berbagai potensi anak didik atau subyek belajar lainnya juga harus mendapatkan perhatian yang proporsional agar berkembang secara optimal. Karena itulah aspek atau factor rasa atau emosi maupun ketrampilan fisik juga perlu mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang.
Sejalan dengan pengertian kognitif afektif psikomotorik tersebut, kita juga mengenal istilah cipta, rasa, dan karsa yang dicetuskan tokoh pendidikan Ki Hajar Dewantara. Konsep ini juga mengakomodasi berbagai potensi anak didik. Baik menyangkut aspek cipta yang berhubungan dengan otak dan kecerdasan, aspek rasa yang berkaitan dengan emosi dan perasaan, serta karsa atau keinginan maupun ketrampilan yang lebih bersifat fisik. untuk artikel lengkapnya bisa kalian dapatkan disini

Jenis Masalah Siswa di SekolahDasar

A. Pengertian Masalah
Masalah merupakan sesuatu atau persoalan yang harus diselesaikan atau dipecahkan. Ini merupakan kesenjangan antara kenyataan dengan suatu yang diharapkan dengan baik, agar tercapai tujuan dengan hasil yang maksimal. Masalah yang menimpa seseorang bila dibiarkan berkembang dan tidak segera dipecahkan dapat mengganggu kehidupan, baik dirinya sendiri maupun orang lain. selengkapnya disini

Proses Pembentukan Karakter Kepada Anak

Suatu hari seorang anak laki-laki sedang memperhatikan sebuah kepompong, eh ternyata di dalamnya ada kupu-kupu yang sedang berjuang untuk melepaskan diri dari dalam kepompong. Kelihatannya begitu sulitnya, kemudian si anak laki-laki tersebut merasa kasihan pada kupu-kupu itu dan berpikir cara untuk membantu si kupu-kupu agar bisa keluar dengan mudah. Akhirnya si anak laki-laki tadi menemukan ide dan segera mengambil gunting dan membantu memotong kepompong agar kupu-kupu bisa segera keluar dr sana. Alangkah senang dan leganya si anak laki laki tersebut.Tetapi apa yang terjadi? Si kupu-kupu memang bisa keluar dari sana. Tetapi kupu-kupu tersebut tidak dapat terbang, hanya dapat merayap. Apa sebabnya?
untu selengkapnya kalian bisa unduh disini

Hikaro! Software Buat Belajar Huruf Jepang

Thursday, March 1, 2012
Bagi sobat blogger yang pingin belajar bahasa jepang, disnilah alternatifnya, Hikaro v1.1 merupakan produk lokal buatan M. Bensekh B yang diciptakan untuk belajar huruf-huruf jepang dasar yang diantaranya Hiragana dan Katakana. Yang juga terdapat soal-soal untuk melatih sejauh mana anda menghafal huruf-huruf tersebut.


Versi 0.1 alpha
Rilis pertama
Sangat sederhana
Versi 0.2 beta
Perbaikan bugs
Ditambahkan fitur waktu
Versi 0.3 gamma
Ditambahkan rekord waktu
Perubahan tampilan
Versi 1.0
Ditambahkan Hikaro Learner's Sheets (PDF)

Ok deh, jika sobat pingin mencoba unduh ja disini

Mengubah Teks Image Hasil Scan Menjadi Teks yang Bisa di Edit

Waw... kyaknya seru nch sobat.., he.., Bagi anda yang memiliki gambar hasil scan dari suatu dokumen dan ingin mengeditnya lagi, maka hal yang paling sering terlintas di pikiran banyak orang yang menulis ulang dokumen tersebut. Tentu saja ini tidak masalah selama hasil scan dokumen tersebut berjumlah 1 atau 2 lembar. Tapi bagaimana jika jumlah gambar scan dokumen yang ingin anda edit atau tulis ulang tersebut berjumlah ratusan lembar? Akan membutuhkan waktu yang sangat lama dan melelahkan untuk menulis ulang dokumen tersebut.

Beruntung ada sebuah teknologi yang dinamakan OCR (Optical Character Recognition). OCR adalah sebuah teknologi yang mampu menganalisa sebuah gambar dan mendeteksi teks yang ada di dalamnya. Hasil analisa teks yang ada di dalam gambar tersebut kemudian dimunculkan lagi menjadi teks yang benar-benar bisa diedit. Secara singkat, teknologi OCR ini mampu mendeteksi teks yang ada di dalam gambar sebuah dokumen (hasil scan maupun foto dokumen) dan mengekstraknya menjadi teks yang bisa anda edit.

Sayangnya kekurangan dari Free OCR ini yaitu hasil konversinya akan sedikit kacau jika image atau gambar Anda kurang jelas tulisannya, sehingga ketika proses konversi selesai Anda harus memeriksanya lagi untuk mengkoreksi bagian-bagian yang salah. Nah, agar hasil konversi maksimal sebaiknya resolusi image waktu sahabat SCAN bukunya set resolusinya pada 200 Dpi. Kelemahan lain dari aplikasi Free OCR adalah hasil konversi yang kacau ketika digunakan untuk meng-convert image teks berformat kolom, sehingga aplikasi ini nggak cocok buat mengkonvert scan-nan koran.

Cara menggunakan Aplikasi Free OCR ini sangat mudah, klik File/Open kemudian cari file yang ingin kita ubah (biasanya dalam bentuk JPG) dan edit menjadi teks, kemudian klik menu OCR/Start OCR Process maka proses konversi akan segera dilakukan. Setelah itu simpan atau copy-paste hasil konversi tersebut ke Ms.Word.

Ingat, sebelum menjalankan/Meng-install Free ORC, dibutuhkan NET Framework versi 2.0, Jika sobat belum punya bisa unduh disini dan untuk Free OCR disini jangan lupa comentnya..

PMA No 2 Tahun 2012

PMA No 2 Tahun 2012 Tentang Pengawas Madrasah dan Pengawas PAI Pada Sekolah bisa kalian unduh disini